![]() |
| Seekor kelabang berkaki panjang dari spesies Scutigera coleoptrata. (Sumber) |
Siapa yang tidak tahu kelabang? Kelabang atau lipan adalah sejenis hewan kecil yang mudah dikenali karena tubuhnya yang panjang seperti cacing, namun memiliki kaki berjumlah banyak & antena yang panjang di bagian depan serta belakang tubuhnya. Diperkirakan di dunia ini ada sekitar 8.000 spesies kelabang & di dalam tangga klasifikasi ilmiah, semuanya termasuk ke dalam kelas Chilopoda. Nah, artikel kali ini ingin membahas soal Scutigeromorpha, jenis kelabang yang lain daripada yang lain. Ingin tahu bedanya dibanding kelabang jenis lain? Yuk, dilanjut bacanya...
Scutigeromorpha atau bisa juga disebut sebagai "kelabang berkaki panjang" adalah salah satu tingkatan ordo dalam klasifikasi ilmiah kelabang di mana kelabang-kelabang yang termasuk ke dalam anggota ordo ini memiliki kaki-kaki berjumlah - umumnya - 15 pasang yang berukuran lebih panjang bila dibandingkan dengan kelabang-kelabang pada umumnya. Ordo Scutigeromorpha lebih lanjut dalam tangga klasifikasi ilmiah terbagi lagi menjadi 3 famili utama : Psellioididae, Scutigeridae, & Scutigerinidae. Artikel kali ini sendiri akan fokus membahas salah satu anggota Scutigeromorpha yang dikenal sebagai kelabang rumah (house centipede, Scutigera coleoptrata).
Layaknya kelabang-kelabang lainnya, kelabang berkaki panjang adalah hewan nokturnal yang berarti mereka melakukan aktivitasnya di malam hari. Di siang hari, mereka lebih banyak bersembunyi di tempat yang gelap semisal di bawah batu atau di celah pohon. Bukan tanpa alasan mengapa kelabang memiliki pola hidup demikian. Kelabang tidak memiliki semacam penutup pada lubang pernapasannya (spirakel) sehingga kelabang mudah kehilangan cairan dalam bentuk uap saat beraktivitas. Untuk mencegah dehidrasi akibat suhu lingkungan yang tinggi & pengeluaran uap air secara berlebihan, kelabang pun selalu berusaha menghindari cahaya yang intensitasnya berlebihan.
PEMBURU CEKATAN YANG BERKAKI BANYAK
Dengan kaki-kakinya yang panjang & tubuhnya yang pendek, kelabang berkaki panjang bisa bergerak dengan sangat cepat. Baik itu di atas permukaan yang datar (misalnya lantai) maupun di atas permukaan yang tegak lurus (misalnya tembok). Spesies Scutigera coleoptrata alias kelabang rumah misalnya, diketahui bisa bergerak dengan kecepatan 0,4 meter per detik. Saat bergerak, kelabang berkaki panjang akan terlihat menggelombangkan tubuh & kakinya dengan cepat, berdiam sebentar (mungkin untuk mengumpulkan kembali tenaga mengingat kelabang adalah hewan berdarah dingin & tidak bisa bergerak cepat terus menerus), lalu kembali bergerak.
![]() |
| Kelabang berkaki panjang yang sedang memakan serangga. (Sumber) |
Kelabang berkaki panjang merupakan hewan karnivora di mana makannya mencakup hewan-hewan kecil seperti serangga, kutu, laba-laba, & cacing. Ada 2 cara bagi kelabang berkaki panjang untuk berburu. Cara pertama adalah dengan bergerak cepat mengejar mangsanya dengan memanfaatkan kecepatannya. Cara kedua adalah dengan diam menunggu & kemudian menyergap mangsa yang kebetulan lewat. Kelabang berkaki panjang juga memperlihatkan suatu kecerdikan saat berburu di mana ketika ia menghadapi calon mangsa yang bisa membahayakan dirinya semisal tawon, ia akan menggigit calon mangsanya tersebut untuk meracuninya sebelum kemudian pergi menjauh selama beberapa waktu hingga calon mangsanya lumpuh & tak bisa lagi melawan.
Bila kelabang berkaki panjang sudah berhasil mendapatkan mangsanya, ia akan melumpuhkan mangsanya dengan cara menyuntikkan racun. Tidak seperti kelabang pada umumnya yang menyuntikkan racun dari bagian taring, kelabang berkaki panjang menyuntikkan racun dari kaki-kaki depannya, sementara fungsi utama taringnya lebih untuk menggigit & menahan posisi mangsanya saat makan. Hal berikutnya yang dilakukan oleh kelabang berkaki panjang sesudah makan hanyalah segera pergi bersembunyi di tempat yang aman agar makanan dalam perutnya bisa tercerna lebih lanjut.
"MONSTER KECIL" YANG PENUH RASA KEIBUAN
![]() |
| Bagian kepala dari kelabang berkaki panjang saat dilihat dari dekat. (Sumber) |
Kelabang betina yang sudah kawin selanjutnya akan mengeluarkan telur-telurnya pada permukaan tanah - lengkap dengan semacam lapisan berlendir untuk melindunginya. Jumlah telur yang dihasilkan oleh kelabang berkaki panjang sendiri bisa mencapai 150 butir lebih, namun pada umumnya jumlah telur yang dihasilkan kurang dari setengahnya. Di balik penampilan seramnya, kelabang berkaki panjang ternyata merupakan induk yang sangat peduli karena usai mengeluarkan telur-telurnya, ia akan menjaganya dengan cara melingkari & mejilati telur-telurnya tersebut untuk mencegah terjadinya pembusukan akibat jamur.
Bila tidak ada masalah berarti, maka telur-telur tersebut akan menetas di mana larva yang baru menetas bentuknya sangat mirip dengan kelabang dewasa, namun hanya memiliki 4 pasang kaki. Larva tersebut kemudian akan melakukan pergantian kulit beberapa kali di mana selama berganti kulit, kakinya juga sedikit demi sedikit terus bertambah hingga mencapai jumlah maksimal 15 pasang. Pada periode ini, sang induk masih menunjukkan kepedulian pada anak-anaknya dengan cara menjaga mereka hingga usia 2 minggu. Seekor kelabang berkaki panjang sendiri diketahui mulai mencapai periode kematangan seksual pada usia 3 tahun & memiliki usia maksimal 5 tahun dengan panjang tubuh maksimal mencapai 6 cm.
KORBAN PARANOID MANUSIA
![]() |
| Seekor kelabang berkaki panjang di atas tangan manusia. (Sumber) |
Hal yang menarik sekaligus melegakan - atau mungkin menyebalkan bagi mereka para pembenci kelabang - adalah kelabang berkaki panjang juga memiliki banyak cara untuk melindungi dirinya. Teknik pertahanan diri yang paling sering digunakan tentunya adalah dengan bersembunyi di tempat-tempat gelap. Kalaupun berada di tempat terbuka, kelabang berkaki panjang bisa memakai penglihatannya yang tajam untuk mengamati kondisi sekitarnya & kemudian memanfaatkan kecepatan berjalannya - yang nyaris secepat kecoa - untuk melarikan diri bila merasakan adanya bahaya. Tak hanya itu, sebagai metode pertahanan lebih lanjut, kelabang berkaki panjang juga bisa memutuskan sebagian kakinya untuk mengalihkan perhatian.
KLASIFIKASI
Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Chilopoda
Ordo : Scutigeromorpha
REFERENSI
Animal Diversity Web - Scutigera coleoptrata : Information
Christopher Shaw - Scutigera
Wikipedia - Centipede
Wikipedia - Scutigera coleoptrata
COBA JUGA HINGGAP KE SINI...




6 komentar:
Wiw.. ngeri ah ngeliatya.. hehe
hmmmm aneh keliatannya dengan kaki panjangnya itu.
dulu pernah liat lipan panjang 1,5 jengkal di kampus
gedhe amaaat
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
Taqabbalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum .
Ja’alanallaahu Minal Aidin wal Faidzin
attayaya mengucapkan
Selamat Idul Fitri 1432 H
Sekalian Memohon maaf lahir bathin
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
sangat menarik saya tidak tahu tentang serangga ini
info yang bagus tw,,, :)
Thank u infonya.. Saya baru dapet hewan ini di rumah. Pertama binggung ini binatang apa.
Nih barusan aja nemu ditempat kerja. Ada yang mau???
Poskan Komentar