FAUNA    |    HIBURAN    |    SEJARAH    |   Cari Artikel...

Rabu, 28 Juli 2010

Chinchilla, Bulunya Sehalus Beludru


Seekor chinchilla dari spesies Chinchilla lanigera. (Sumber)

Chinchilla (genus Chinchilla) adalah nama sejenis hewan yang penampilannya mirip tikus bertelinga besar. Bukan hal yang aneh sebenarnya karena chinchilla masih berkerabat dengan tikus karena sama-sama termasuk dalam ordo Rodentia (hewan pengerat) yang juga mencakup tupai, landak, & hamster. Nama "chinchilla" secara harfiah berarti "Chincha kecil" di mana Chincha adalah nama dari suku di Andes yang memakai bulu kulit chinchilla. Di dunia ini ada 2 spesies chinchilla yang masih hidup, yaitu Chinchilla brevicaudata & Chinchilla lanigera di mana spesies yang kedua memiliki fisik lebih kurus & ekor lebih panjang.



POLA HIDUP CHINCHILLA

Chinchilla adalah hewan nokturnal yang mulai aktif sejak senja hingga pagi hari untuk mencari makan di mana mereka merupakan hewan omnivora yang diketahui memakan rumput, buah, biji, serangga, & bahkan telur burung. Saat makan, mereka akan berdiri dengan kedua kaki belakang & memasukkan makanan dengan kaki depannya. Di siang hari, mereka lebih banyak tinggal di dalam lubang atau celah bebatuan yang memang banyak terdapat di Pegunungan Andes, habitatnya. Di alam liar, chinchilla diketahui hidup berkelompok di mana satu kelompok anggotanya bisa mencapai 100 ekor.

Chinchilla juga menjadi buruan dari sejumlah predator besar di mana pemangsanya mencakup burung pemangsa, musang, ular, & kucing besar. Bila mengetahui ada bahaya, chinchilla segera begerak menuju lubang persembunyiannya sehingga musuhnya tidak dapat menggapainya. Metode pertahanan tersebut dibantu oleh kemampuan chinchilla bergerak cepat & melompat-melompat di mana mereka diketahui bisa melompat hingga setinggi 1,8 m. Chinchilla juga bisa melepaskan bulunya atau menyemprotkan air seni ke arah musuhnya.

Chinchilla tidak memiliki musim kawin yang spesifik & bisa melakukan reproduksi kapan saja. Mayoritas dari chinchilla diketahui hidup monogami alias hanya hidup dengan satu pasangan kawin. Sesudah melakukan perkawinan, chinchilla akan memasuki periode kehamilan yang mencapai 111 hari & selanjutnya melahirkan anakan yang sudah berbulu & bisa melihat. Anakan tersebut lalu akan menyusu pada induknya hingga usia sekitar 8 minggu. Seekor chinchilla diketahui bisa hidup hingga usia 10 tahun (20 tahun dalam tangkapan) & mencapai ukuran 30 cm.



BULU YANG SEHALUS BELUDRU

Tumpukan kulit bulu chinchilla. (Sumber)
Hal yang paling menarik dari chinchilla tentu saja bulunya (atau lebih tepatnya rambut) yang tebal & konon sehalus beludru. Begitu tebal bulunya sehingga kutu pun tidak bisa menusuk kulitnya. Penyebab kenapa bulu chinchilla bisa begitu halus & tebal adalah berkat strukturnya di mana satu folikel (kantong rambut) chinchilla bisa memiliki 60 helai rambut. Bulu tebal tersebut berguna untuk melindunginya dari iklim dingin Pegunungan Andes, habitatnya. Pewarnaan bulunya sendiri bervariasi di mana warna yang paling banyak ditemui adalah warna abu-abu untuk kamuflase, biru, putih, & sebagainya.

Karena bulunya pula, chinchilla banyak diburu oleh manusia untuk dijadikan bahan pakaian yang halus & berkualitas. Di awal abad ke-20, bulu chinchilla bisa dihargai $ 100.000 & sejak itu, chinchilla diburu secara besar-besaran oleh manusia. Sebagai akibatnya, chinchilla kini menghadapi bahaya kepunahan & dilarang diburu di alam liar. Sekarang, chinchilla juga sudah diternakkan secara massal untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik untuk diambil bulunya maupun untuk dijadikan hewan peliharaan. Selain perburuan liar, perusakan habitat juga ikut andil dalam menurunnya populasi chinchilla.



MEMELIHARA CHINCHILLA

Chinchilla dipelihara manusia karena berbagai sebab. Selain untuk diambil bulunya, chinchilla juga digunakan sebagai kelinci percobaan. Percobaan yang paling sering memakai chinchilla sebagai subjeknya adalah percobaan suara karena chinchilla memiliki jangkauan pendengaran yang mendekati jangkauan pendengaran manusia (20 Hz - 30.000 Hz, sementara manusia sampai 20.000 Hz) & kokleanya mudah diakses. Belakangan, karena penampilannya yang dianggap lucu, chinchilla juga mulai menjadi hewan peliharaan peribadi. Sejauh yang saya tahu, di Indonesia juga sudah ada yang memelihara chinchilla, tapi jumlahnya belum banyak.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memelihara chinchilla, terutama karena chinchilla memiliki cara hidup yang khusus. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah soal suhu & temperatur. Karena chinchilla berbulu tebal & sulit berkeringat, suhu tempat memelihara chinchilla tidak boleh lebih dari 25 derajat C. Lebih dari itu, chinchilla bisa mati terkena stroke akibat suhu tinggi. Cara untuk melihat apakah chinchilla kepanasan adalah melihat telinganya di mana bila telinga chinchilla berwarna kemerahan, itu menunjukkan ada banyak panas yang dilepaskan dari tubuh chinchilla.

Beberapa ekor chinchilla muda. (Sumber)
Chinchilla merupakan hewan malam yang aktif sehingga saat dikandangkan, chinchilla memerlukan semacam "sarana olahraga" seperti roda hamster. Lebih spesifik, roda hamster yang permukaannya rata karena jika rodanya bercelah, kaki atau ekor chinchilla bisa dengan mudah terjepit di sela-selanya. Chinchilla juga memerlukan sesuatu untuk digigit karena seperti hewan pengerat lainnya, gigi depan chinchilla terus tumbuh & perlu dikikis agar tidak tumbuh terlalu panjang. Benda-benda yang bisa dipakai sebagai "sarana gigitan" di antaranya adalah ranting, batu apung, atau mainan kunyah khusus.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah soal makanan. Ada 4 makanan yang harus dibatasi jumlahnya pada chinchilla : yang banyak mengandung air, protein, lemak, & gula. Sebabnya adalah pencernaan chinchilla hanya terbiasa mencerna makanan berserat tinggi dengan kadar air rendah seperti rumput kering. Makanan yang banyak mengandung air bisa menyebabkan chinchilla muntah karena chinchilla hanya sedikit pipis & berkeringat, makanan dengan kadar protein & lemak tinggi bisa menyebabkan gangguan hati, sementara makanan berkadar gula tinggi bisa menyebabkan diare atau bahkan diabetes.

Chinchilla juga membersihkan diri, namun bukan dengan air. Bulu-bulu mereka sangat tebal sehingga jika terkena air, air pada bulunya akan sulit menguap & bisa mengundang jamur. Sebagai gantinya, untuk membersihkan bulunya chinchilla akan berguling-guling di atas debu vulkanis atau batu apung. Debu-debu tersebut akan menyerap minyak & cairan yang menempel di bulu chinchilla (kelihatan seperti ayam ya, hehehe...) Dalam pemeliharaan, chinchilla bisa ditempatkan dalam suatu wadah berisi debu tersebut agar mereka membersihkan diri mereka setiap beberapa minggu sekali.



KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Rodentia
Famili : Chinchillidae
Genus : Chinchilla (Bennett, 1829)



REFERENSI

About.com Exotic Pets - Chinchillas as Pets
ARkive - Long-tailed chinchilla videos, photos, and facts
Wikipedia - Chinchilla


         
COBA JUGA HINGGAP KE SINI...

6 komentar:

attayaya mengatakan...

hihihihihi
hewannya imut ya
lucu

Tawon Republik mengatakan...

@attayaya
Iya. Tapi sayang, karena bulunya hewan ini banyak diburu & sekarang jadi terancam punah. Sisi baiknya, hewan ini sudah bisa diternakkan oleh manusia & diharapkan populasinya di alam liar bisa dipulihkan

Ari mengatakan...

Ya Allah.. kesian.. Moga dengan kelucuannya, jd banyak orang yg minat utk mengembangbiakkan, jd kan gk punah.
Btw, diambil bulunya, otomatis harus mati kan? bukan kayak domba gt, dirontokin bulunya aja, tp gk harus dibunuh, ntar bs tumbuh lg.
Klo iya, kesian jg yah. Bisa dimakan gk seh neh hewan? Kayak kelinci gt? :p

Tawon Republik mengatakan...

@ai
Iya, harus dibunuh. Satu jaket panjang itu misalnya, konon memerlukan sekitar 150 ekor chinchilla. Makanya populasinya cepat menurun karena banyak diburu

Soal dimakan apa nggak, kurang tahu. Kayaknya sih nggak, soalnya yg penting dari hewan ini ya bulunya. Kalau soal hewan pengerat bwt dimakan, penduduk setempat di Andes lebih suka masak tikus belanda (guindea pig), sejenis marmut

jolie hamie mengatakan...

ada breeder d indonesia kah?atau di luar negeri pun tak apa.butuh bbrapa pasang untuk breeding...^^txs b4
08978885506

Republican Wasp mengatakan...

@jolie
Sebenarnya saya juga kurang tahu soal penyedia layanan breeding. Tapi soal breeder luar negeri, coba anda mampir ke situs ini

http://www.chinchillaclub.com/breeder/

Kalau ga, anda googling aja pake kata kunci "chinchilla breeder". Semoga membantu